perkembangan kehidupan di era modern ini dapat dikatakan telah sampai pada batas ketidaknormalan. Bagaimana tidak, kesenjangan sosial sudah sangat mencolok mata. disaat kaum marginal menguras keringat hanya demi memenuhi kebutuhan hidupnya sehari2. sebagian orang justru berlomba memamerkan barang bermerk dan berkelas seperti layaknya etalase sebuah toko berjalan, hal ini membuktikan bahwa tingkatan sosial seseorang sekarang bukan lagi dilihat dari bagaimana ia berprilaku tetapi lebih kepada apa yang dimilikinya. hal tersebutlah yang menjadi alasan kenapa orang2 cenderung memaksakan diri untuk memiliki suatu barang dengan kelas nomor 1 agar lebih berprestise dilingkungannya. tidak lagi penting apakah barang itu memberikan banyak manfaat atau hanya sekedar untuk ajang "ikut-ikutan" saja.
keadaan yang demikian ini orang- orang tersebut telah dihantam habis- habisan oleh pemikiran posmodern. segala sesuatu dinilai dengan kepuasan, dan untuk memuaskan orang- orang semacam ini maka berdirilah Mall- Mall Megah yang menjadi lambang pemuas hasrat- hasrat yang menggeliat liar. bukan lagi hal yang penting apakah makan di warung pinggir jalan itu enak atau tidak karena sekarang orang- orang tidak hanya mengkonsumsi makanan tapi juga prestise.
prestise menjadikan mereka ada dalam strata sosial yang tinggi sehingga akhirnya mereka diagung- agungkan. oleh sebab itu semua orang berlomba untuk mendapatkan sebuah gelar "berkelas". yang sangat menyedihkan adalah ketika seseorang belum sampai pada tahap "berkelas" itu kemudian memaksakan diri menjadi "berkelas" dengan menggunakan berbagai cara yang kriminal, misalnya dengan mencuri, atau membeli barang- barang imitasi/ tiruan. hal- hal semacam ini lah yang tentunya perlu kita hindari. pergeseran pemikiran mengenai penilaian terhadap seseorang ini lah yang seharusnya kita benahi.
bahwa ungkapan " Dont Judge The Book By Its Cover" memang benar adanya. maka marilah kita kembali kepada pemikiran bahwa yang menentukan mulia atau tidaknya seseorang adalah apa yang telah ia berikan kepada sekitarnya. Se kaya apapun seseorang jika ia tidak berguna bagi orang lain maka ia tetaplah tidak bernilai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar